Saat ini saya masih terus bertahan dengan keadaan hidupku yang selalu didera cobaan hidup dari Dia yang menciptakan aku, saya akan terus mencoba tuk bertahan walau kadang ada pikiran untuk mengakhiri hidup ini saja.
Saya tahu semua itu salah dan saya sadar bahwa mengakhiri hidup yang Dia berikan itu adalah perbuatan dosa. Saya hanya terus bisa berharap akan penyertaanNya dalam hidupku untu tetap berada dijalanNya.
"Wahai Engkau yang memiliki hati ini, jangan biarkan hati ini terus merasa bersalah akan perbuatanku yang kadang melampaui batas. terus jagakan hati ini tuk tetap tenang dan pandai bersyukur atas nikmat yang telah kau limpahkan karuniaMu. Wahai Engkau Tuhan yang Maha Penyayang dan Maha Pengasih sayangilah mereka berdua orang tua yang telah memeliharaku dari semenjak saya berada didalam kandungan ibu saya hingga saat ini telah hidup selama 26 tahun. Jagalah dan kasihi juga ayah saya yang telah berjuang mati-matian dalam mencari nafkah demi menghidupkan kami. Saat ini saya juga telah memiliki istri yang telah kau pertemukanku dengan dia, jaga dia dan berikan dia akan pemahaman dalam menghadapi sikapku yang sering menyakitinya, jauhkan dia dari emosi dan sakit hati karena perbuatanku, buatlah hatinya menjadi bahagia. Untuk anakku Noah jagalah dia dan berikan dia nikmat sehatMu, sertai hidupnya dan bimbing dia agar menjadi anak yang soleh dan berbakti kepada kedua orang tuanya ini. jadikan dia kelak anak yang berguna bagi semua orang yang mengenalnya. jangan biarkan dia berada dalam bahaya yang mungkin akan mendatanginya. ampuni segala kesalahan yang mungkin dia lakukan nanti baik itu disengaja maupun tak disengaja. Inilah yang menjadi doa dan harapanku, hanya kepadaMu aku meminta wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."
Sunday, 27 November 2016
Tuesday, 22 November 2016
Belajar arti syukur
Siang begitu terik,matahari menyengat kulit ini seolah dipanggang. ingin berkeluh dan mengeluh kelihatannya tak bersyukur dengan apa yang telah Dia berikan. ketika hujan dengan begitu deras keluh kesah dan segala macam cacian akan keluar dari mulut ini. memang beginilah manusia yang selalu tak merasa puas dengan apa yang telah diberi. andai saja kehidupan itu bisa kita pilih sendiri lebih baik aku menjadi hewan saja yang hidup hanya dengan naluri dan nafsu saja.
tak dimengerti
terlalu lelah pikir ini, kebahagiaan yang di idamkan tertunduk sujud oleh keegoisan masing-masing
masih hal yang sama dan mungkin akan sama hingga akhirnya,entah apa yang harus ku katakan, semua telah ku katakan tapi apa yang ku terima hanyalah argumen yang menunjukan bahwa aku itu salah karena kesalahan itu...
masih hal yang sama dan mungkin akan sama hingga akhirnya,entah apa yang harus ku katakan, semua telah ku katakan tapi apa yang ku terima hanyalah argumen yang menunjukan bahwa aku itu salah karena kesalahan itu...
Subscribe to:
Posts (Atom)